Sesuai target dan harapan untuk memperbaiki rekor di Stadion Demang Lehman, Persib Bandung memenangi pertandingan melawan Barito Putera. Persib mencetak 2 gol tanpa balas. Kedua gol tersebut dicetak striker Persib yang merupakan bekas pemain Barito Putera, Djibril Coulibaly. Dengan tambahan 3 poin menjadi 13 angka, Persib naik satu strip ke posisi 2 klasemen sementara Wilayah Barat, menggeser rekan sekota, Pelita Bandung Raya.

Pelatih Persib Jajang Nurjaman menurunkan 3 pemain yang baru pulang dari tim nasional Indonesia, yaitu Ahmad Jufriyanto, Firman Utina dan M Ridwan. Untuk posisi penjaga gawang, Janur mempercayakan gawang timnya kepada Shahar Ginanjar. Dan Tantan kembali tampil sebagai starter yang beroperasi di sisi kiri. Hariono dan Konate Makan menjadi penyeimbang di lapangan tengah.

Tim tuan rumah yang belum mendapat poin di markasnya sendiri, tampil cukup offensive. Pasukan Salahudin jelas tidak ingin didikte tim tamu. Sedangkan Persib pun tidak ingin menunggu di daerah pertahanannya sendiri. Firman Utina cs tetap tampil terbuka dan menyerang.

Walhasil, Persib membukukan gol pertama pada menit ke-22. Djibril berhasil membuka ruang tembaknya sendiri dengan menggiring bola ke sebelah kiri. Tendangan kaki kirinya keras dari luar kotak penalti, menghujam ke pojok kanan atas gawang dan tidak terjangkau kiper Joko Ribowo. Skor 1-0 untuk keunggulan Persib.

Coulibaly Jibril - Persib (Foto : Simamaung)

Coulibaly Jibril – Persib (Foto : Simamaung)

Tujuh menit kemudian pasukan Maung Bandung merancang serangan balik. Upaya pemain Persib nyaris sempurna. Sayang tendangan Djibril hasil sodoran bola dari Ridwan dapat dipatahkan Joko.

Baru berjalan 30 menit, pelatih Slahudin menilai permainan anak asuhnya tidak berjalan dengan baik. Untuk itu ia menarik Cusell dan memasukkan Amirul Mukminim. Dari gestur tubuhnya terlihat Cusell tidak senang dengan pergantian pemain ini. Sebelum meninggalkan lapangan ia melepaskan jersey-nya. Dan hal itu membuahkan kartu kuning.

Sulit membongkar pertahanan Persib, pemain Barito Putera berupaya melakukan tembakan jarak jauh. Seperti tendangan spekulasi Amirul pada menit 39. Tendangannya kurang akurat karena bola bergulir ke sisi kanan gawang Shahar. Namun usaha itu cukup mengagetkan kubu Persib.

Shahar Ginanjar tampil impresif. Pemain berusia 23 tahun ini berjibaku mengamankan gawangnya tetap steril gol. Shahar mampu memetik beberapa bola crossing dan menyelamatkan setidaknya 2 tendangan yang mengarah ke gawangnya. Salah satu penyelamatannya dilakukan pada menit 45 saat tendangan bebas James Koko Lomell ditangkap dengan baik.

Persib menambah gol di paruh kedua, tepatnya menit ke-62. Lagi, Djibril membobol gawang eks klubnya. Proses gol berawal dari kerjasama satu-dua, dari Firman kepada Supardi. Dan menyambut umpan silang Supardi, tandukan Djibril membawa Persib gandakan keunggulan menjadi 2-0.

Menit 70, Koko Lomell menceploskan bola ke gawang Persib. Namun gol itu tidak sah dan dianulir karena sebelum mencetak gol, Lomell melakukan handsball.

Sepuluh menit jelang usai, Janur memilih untuk mengamankan keunggulan. Janur mengistirahatkan Djibril dengan memasukkan Taufiq. Sebelumnya, coach Janur pun sudah menurunkan Atep dengan menarik keluar Tantan.

Dan menit 86, Abdul Rahman pun dimainkan untuk mempertebal barisan pertahanan Persib. Firman Utina ditarik keluar. Sedangkan Salahudin baru menurunkan striker Yongki Aribowo di menit yang sama.

Di sisa pertandingan, Barito Putera terus menggempur pertahanan Persib. Namun Persib pun ingin mengamankan kemenangan dengan menumpuk pemain di belakang. Hingga wasit Novari Ikhsan meniup peluit panjang, tak ada gol tambahan. Persib menang 2-0.

Kemenangan ini menambah poin Persib menjadi 13 dan naik satu peringkat ke posisi 2. Persib berhasil memperbaiki rekor di markas Barito Putera. Musim lalu, Maung Bandung hanya mampu menahan imbang 2-2. Sedangkan bagi Barito Putera ini adalah kekalahan kedua di kandang musim ini. Sebelumnya, Barito Putera dipermalukan Persija Jakarta, 1-2. Berbeda dengan rekor Barito Putera musim lalu, mereka tak pernah kalah di kandangnya sendiri, 13 kali menang dan 4 hasil seri.

Lineup Barito Putera: Joko Ribowo, Agus Cima, Faturahman, Guntur Aruyadi, Dae Won Ha, Lucky Wahyu, Dedy Hartanto, Rizky Ripora, Tonnie Cusell, James Koko Lomell, Juana Accuna Munoz

Cadangan: Aditya Harlan, Amirul Mukminin, Ruben W, Syahroni, Supriadi, Hery Prasetyo, Yongki Aribowo

Lineup Persib: Shahar Ginanjar, Ahmad Jufriyanto, Vladimir Vujovic, Tony Sucipto, Supardi Nasir, Hariono, Konate Makan, Firman Utina (C), Muhammad Ridwan, Tantan, Djibril Coulibaly

Cadangan: M Natshir, Abdul Rahman, Jajang Sukmara, M Agung Pribadi, M Taufiq, Atep, Rudiyana.

Sumber : Simamaung.Com

Related Posts